BUKA PELUANG HINGGA KE NEGERI JIRAN




Kuala Lumpur, Malaysia ( 11 – 14  Januari 2023 ).

Kementerian Koperasi dan UKM RI dalam hal ini Bidang kewirausahaan bersama dengan beberapa PLUT KUMKM Indonesia (termasuk di dalamnya Mr. Bobby Selaku Konsultan PLUT KUMKM Kabupaten Cianjur) melakukan lawatan ke Malaysia untuk mengikuti kegiatan CBC ( Capacity Building Course ) For PLUT Indonesia, Dalam Program Nusantara Star-Up Ecosytem (NES) Yang diselenggarakan oleh Fayrel Management Services (FMS) Malaysia.

Kegiatan Berlangsung dari Tanggal 11-14 Januari 2023.  Kedatangan Delegasi Kementerian koperasi dan UKM RI serta PLUT KUMKM di Malaysia pada tanggal 11 Januari di sambut baik oleh CEO & Founder FMS, Ms. Farah Hida Sharin dan Chief Operation Officer, Mr. Dr. Ilham Sentosa di Universitas of Technology Malaysia (UTM).

Dalam program CBC ( Capacity Building Course ) For PLUT Indonesia, yang mengangkat tema “Empowering Integrated Digital Logistic For Economic Resilience”, dijadwalkan beberapa kegiatan study visit ke lokasi yang telah direncanakan diantaranya :

1.       Kedutaan Besar Indonesia (KBRI Kuala Lumpur, Malaysia)

2.       Amanda Lestari Maju (Perusahaan indoensia di Malaysia)

3.       Perusahaan Logistic, Store N Go ( Shah Alam, Malaysia)

4.       Perusahaan Logistic, Preferred Logistics Solutions (Subang, Malaysia)

5.       Perusahaan logistic, Chamrun Digital Group (Cyberjaya, Malaysia)

Dihari Pertama (12 januari 2023) Lokasi yang dikunjungi adalah Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Perusahaan Ananda Lestari Maju dan STORE N GO.  Dikedutaan rombongan di terima oleh atase perdagangan RI Kuala Lumpur, Bapak Deden Muhammad Fajar Shiddiq.

 

Menurut atase perdagangan, Bapak Deden Muhammad fajar Shiddiq  :

1.       Malaysia merupakan tujuan ekspor nomor 5 Indonesia setelah, China, Amerika, India dan jepang.

2.       Tercatat bahwa di oktober 2022, Ekspor Indonesia Ke Malaysia Meningkat 35% dari tahun sebelumnya. Komoditi ekspor Indonesia ke Malaysia adalah batubara dan sawit namun untuk produk UMKM juga mengalami peningkatan.

3.       kondisi pasar Malaysia sangat ramah UMKM. Ada 2 Juta warga Indonesia di Malaysia  yang tentunya pasar tersendiri untuk produk UMKM.

4.       Ekspor ke malaysia j lebih mudah, karena perijinan sangat mudah. Dan

5.       sebentar lagi akan dibuka Nusantara Fashion House yang akan menjual beragam produk fashion dan handycraft dari Indonesia.

“jangan dulu bicara ekspor yang lebih jauh, ekspor ke yang dekat dulu saja, Ke Malaysia. Disini regulasi mudah, dan pasar sudah ada. Ini aspek positif tentunya.”. Ujarnya




Deputi Ekosistem Bisnis deputi Kewirausahaan , Bapak Irwansyah Putra mengatakan :

1.       Bahwa kegiatan ini merupakan grandprize untuk PLUT terbaik (PLUT Sulawesi selatan, PLUT Sumatera Barat dan PLUT Subang) dan Konsultan PLUT ter-Inovatif terbaik (PLUT jember, PLUT Cianjur dan PLUT DIY ) pada kompetisi PLUT 2022.

2.       Isi dari kegiatan adalah study visit dan capacity building tentang ekosistem kewirausahaan, Digital dan Logistik Untuk memperkuat kapasitas dan networking dalam pendampingan terhadap UMKM dan Wirausaha diantara kedua negara (Indonesia – Malaysia)

Chief Operation Officer, Mr. Dr. Ilham Sentosa, Yang juga merupakan Akademisi dari Universitas Kuala Lumpur, Mengatakan :

1.       Kegiatan ini merupakan Langkah awal kolaborasi antara PLUT dan FMS sebagai provider Nusantara Star-UP Ecosystem (NES)

2.       Kedepannya tentu akan dibangun Kerjasama Bersama dalam rangka meningkatkan UMKM yang bersaing di pasar regional ASEAN, Asia dan Pasar Internasional.

Kepada atase perdagangan, Konsultan PLUT Cianjur, Bobby SE menyampaikan :

1.       Bahwa cianjur memiliki potensi pertanian yang baik, seperti beras pandanwangi , Tauco, aneka manisan, produk olahan pertanian lainnya seperti gula semut, jahe Merah serta produk UMKM Lainnya baik olahan maupun kerajinan dan fashion.

2.       Selain itu Juga turut disampaikan bahwa PLUT Cianjur Pernah Mendampingi UMKM yang bekerjasama dengan perusahaan yang ada di Malaysia dalam hal pengembangan agroturism.

3.       Diharapkan kedepannya Nusantara Star-UP Ecosystem melalui kolaborasi PLUT dan FMS , produk UMKM Indonesia, Khususnya cianjur dapat mulai merambah pasar ASEAN..

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan kunjungan ke Ananda Lestari Maju SDN BHD yang ada di Malaysia, dan diterima langsung oleh pemimpin perusahaan Mr. W. Mustofa Dimyani, yang merupakan orang indonesia dan telah mengimpor produk-produk Indonesia Untuk Di Pasarkan di Malaysia.



 

    

0 comments:

Posting Komentar